Selasa, 30 September 2025

Algoritma BFS Study Case (Grid Pathfinding)

TUGAS 5

Gunakan Kasus Masing-Masing untuk diselesaikan menggunakan Algoritma BFS.
Posting dalam bentuk narasi cerita mengenai pemecahan kasus tersebut, sertakan coding & outputnya ke blog masing-masing!

Kasus: Menemukan jalan di peta (Grid Pathfinding) Cerita: Ada peta berbentuk kotak 5×5. Setiap kotak punya biaya untuk dilewati. Ada juga kotak yang terblokir (tidak bisa dilewati). Dari posisi Start (S) di kiri atas, kita ingin sampai ke Goal (G) di kanan bawah dengan biaya total paling murah. 

 Contoh peta:












Narasi Cerita

Aku bayangkan S sebagai titik awal yang ingin mencapai G. BFS menelusuri semua tetangga pada jarak 1 terlebih dahulu, lalu jarak 2, dan seterusnya sehingga ketika sampai ke G, jalur yang ditemukan pasti terpendek dalam jumlah langkah. Di peta ini BFS menemukan jalur langsung ke bawah di kolom kiri lalu bergerak ke kanan di baris terbawah menuju G (total 8 langkah).

Kode:


Output :








Jumat, 19 September 2025

Algoritma DFS Study Case (Grid Pathfinding)

 TUGAS 4 ALGORITMA 

 NAMA : ITA 
 NIM : D0224504 
 KELAS : D 024 

 Tugas 

 Gunakan Kasus Masing-Masing untuk diselesaikan menggunakan Algoritma DFS. Posting dalam bentuk narasi cerita mengenai pemecahan kasus tersebut, sertakan coding & outputnya ke blog masing-masing!

 DFS (Depth First Search) graf pencarian dengan menjelajahi secara mendalam. “ Bayangkan ada seorang anak yang sedang bermain di lapangan berbentuk kotak-kotak. Setiap kotak bisa berupa jalan kosong atau dinding penghalang. Anak itu ingin mencari jalan dari posisi pertama (Start) menuju ke tujuan (Goal). Karena anaknya suka mencoba semua jalan, dia akan menggunakan strategi DFS yaitu menjelajahi setiap kemungkinan jalan secara mendalam sampai menemukan tujuan. Algoritma DFS untuk Grid Pathfinding 

 1. Representasikan grid sebagai matriks 2D 
 2. Setiap kotak bisa bernilai 0 sebagai bisa dilewati dan 1 sebagai penghalang.
 3. Gunakan DFS untuk menelusuri tangga (atas, bawah, kiri, kanan) 
 4. Tandai kotak yang sudah dikunjungi supaya tidak terjebak dalam loop 
 5. Jika tujuan ditemukan, hentikan pencarian.












Algoritma Greedy Study Case (Grid Pathfinding)

 TUGAS 3 ALGORIMA ITA | D0224504 | D 024 

 Selesaikan kasus : Menemukan jalan peta (Grid Pathfinding) dengan Algoritma Greedy

 Algoritma Greedy adalah algoritma rakus strategi penyelesaian masalah yang pada setiap langkahnya atau memilih pilihan secara local. Peta: Penyelesaian kode java :


 Algoritma Greedy Output :



Algoritma Brute Force Study Case (Grid Pathfinding)

 

TUGAS 2 ALGORITMA

ITA | D0224504 | INF D

 

PEMECAHAN KASUS (GRID PATHFINDING) DENGAN BRUTE FORCE

Apa itu Brute Force dalam Kasus Ini?

Brute force artinya:

Coba semua kemungkinan jalur dari titik awal ke titik akhir, dan pilih yang terbaik (misalnya: biaya paling kecil).

 Cara Brute Force-nya Bekerja di Kode Tadi:

  1. Mulai dari titik (0,0) (start)
  2. Coba semua arah: atas, bawah, kiri, kanan
  3. Setiap kali kita melangkah:
    • Dicek: apakah masih di dalam grid?
    • Apakah itu bukan dinding (9)?
    • Apakah belum pernah dikunjungi di jalur ini?
  4. Jalur yang sampai ke tujuan (4,4) akan dihitung total biayanya
  5. Jalur yang biayanya paling kecil akan disimpan sebagai jalur terbaik

Ciri-Ciri Brute Force di Kode Kita:

  • Pakai rekursi + backtracking (DFS)
  • Tidak ada heuristik (seperti di A* atau Dijkstra)
  • Coba semua kemungkinan jalur yang valid
  • Pruning sederhana: kalau biaya sudah lebih mahal dari minimum, stop

 Kelemahan Brute Force:

  • Lambat untuk grid besar (karena eksplorasi semua kemungkinan)
  • Bisa jadi ribuan bahkan jutaan jalur di grid yang besar
  • Tapi cocok untuk kasus grid kecil kayak 5x5 ini

Kasus: (Grid Pathfinding) Menemukan jalan di peta (Grid Pathfinding)

Cerita: Ada peta berbentuk kotak 5×5. Setiap kotak punya biaya untuk dilewati. Ada juga kotak yang terblokir (tidak bisa dilewati). Dari posisi Start (S) di kiri atas, kita ingin sampai ke Goal (G) di kanan bawah dengan biaya total paling murah.

 

Contoh peta:                                    


 


Angka = 

9 = Dinding/halangan

Tujuan: Cari jalur dari S ke G dengan biaya minuman

 

Penyelesaian: Kode





 

 

 Tugas 1 Algoritma 

Soal: 

1. Cari masalah dalam suatu bidang tertentu, dan jabarkan proses tersebut dalam prosedur langkah - demi - langkah, bagaimana kira-kira Anda akan melakukannya dalam menyelesaikan masalah? Identifikasi Input, Proses dan Outputnya! 

Jawab: 

Bidang Teknologi: "Rasa Malas Secara Intelektual Karena Adanya Kemudahan Akses Data." 

Dimulai ketika seseorang menyadari bahwa informasi bisa diperoleh dengan sangat cepat melalui internet, AI, atau sumber digital lain. Karena terbiasa mendapatkan jawaban instan, orang tersebut kemudian mengandalkan akses cepat tanpa berusaha memahami lebih dalam. Kebiasaan ini membuat motivasi untuk berpikir kritis dan melakukan analisis mandiri semakin berkurang, karena merasa cukup dengan jawaban singkat yang tersedia. Lama-kelamaan, kondisi ini membentuk rasa malas intelektual, ditandai dengan enggan membaca panjang, enggan meneliti, atau sekadar menerima informasi apa adanya. Dampaknya, pengetahuan yang diperoleh cenderung dangkal, kemampuan analisis menurun, dan muncul ketergantungan pada akses data instan. Untuk mencegah hal ini, diperlukan kesadaran diri agar tetap melatih kebiasaan membaca secara mendalam, memverifikasi sumber, dan membandingkan informasi sehingga tetap kritis meskipun akses data begitu mudah. 

  • Input :Kemudahan akses data atau informasi (internet, AI) 

  • Porses:Terbiasa mencari jawaban cepat sehingga menurunkan motivasi berfikir kritis 

  • Output :Pemahaman dangkal, turunnya kemampuan analisis, ketergantungan pada AI 

2. Renungkan apa saja alasan kenapa algoritma Anda dapat efektif ?dan sekiranya terjadi kebutuhan yang mengharuskan anda untuk mengubah inputnya apakah prosedur - demi - prosedur yang Anda buat akan berubah secara keseluruhan? Jelaskan bagian mana saja dari prosedur yang perlu diubah? 

 

Jawab:  

Algoritma yang saya buat bisa dianggap efektif karena beberapa alasan. Pertama, langkah-langkahnya disusun secara runtut sehingga memudahkan dalam menyelesaikan masalah tanpa membuang waktu. Kedua, algoritma tersebut berfokus pada inti permasalahan, sehingga hasil akhirnya sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Ketiga, setiap prosedur dalam algoritma dirancang agar fleksibel, artinya masih bisa menyesuaikan jika ada kondisi atau data yang berbeda tanpa harus membongkar seluruh alur. 

 

3. Jelaskan bagaimana sya bisa memastikan bahwa algoritma yang saya buat tidak hanya efisien dan efektif tetapi juga adil dan transparan! 

 

Jawab: 

Saya bisa memastikan algoritma tidak hanya efisien dan efektif dengan menjaganya tetap adil, yaitu tidak memihak atau menguntungkan satu sisi saja, serta transparan, yaitu langkah dan logikanya jelas sehingga orang lain paham bagaimana input diproses hingga menghasilkan output. 

 

Algoritma BFS Study Case (Grid Pathfinding)

TUGAS 5 Gunakan Kasus Masing-Masing untuk diselesaikan menggunakan Algoritma BFS . Posting dalam bentuk narasi cerita mengenai pemecahan k...